skip to main |
skip to sidebar
judul : THE DARK VALENTINES Ritual Setan Yang Kini Dipuja
tema utama : The Valentine’s Day
daftar isi :
hal 22 - V-Day di Indonesia
hal 26 - Lupercalian Fest, The Begin…
hal 30 - Mitos Santo Valentinus
hal 34 - Romulus & Remus
hal 38 - Mereka di Balik Valentine's Day
hal 44 - Mitos Valentine's Day
hal 48 - Syahwat & Tuhan di Roma
hal 52 - VD di Berbagai Negara
hal 60 - VD & Gereja
hal 64 - Simbol VD Dalam Kepercayaan Paganisme
hal 70 - Tangis di Balik Coklat Valentinehal 74 - VD Dalam Angka
hal 78 - Penghancuran Agama
hal 84 - Samuel Zweimer Speech
hal 88 - Jahiliyah Modern
hal 94 - Haram Rayakan VD
hal 110 - Rome & Valentine On Movie
99 AIDS & KONDOM
Tahun 2007, aparat kepolisian Thailand dibuat repot oleh perayaan Hari Valentine, sehingga harus memberlakukan jam malam dan sweeping dari tempat hiburan dan hotel ke tempat lainnya. Pemicunya ternyata sejumlah penelitian yang melibatkan beberapa lembaga dan perguruan tinggi bergengsi negeri gajah putih itu yang mendapatkan pengakuan bahwa sebagian besar remaja Thailand memutuskan akan menyerahkan keperawanannya kepada kekasihnya tepat di malam perayaan Valentine.
104 INVASI PEMIKIRAN
Sir Meyer Amscheld Rothschild berdiri. Di hadapannya, mengelilingi sebuah meja bundar berukuran besar, duabelas tokoh Yahudi dari beberapa negara di dunia duduk menatapnya. Tangan pendiri Dinasti Rothschild (Red Shield atau Tameng Merah) itu tampak menggenggam gulungan kecil naskah. Tangannya membuka gulungan tersebut dan dia mulai membaca satu persatu. Kedua belas tokoh Yahudi yang hadir di sebuah kamar besar sebuah rumah di pojok Judenstrasse, Bavaria, di tahun 1773, itu dengan khidmat mendengarkan satu demi satu uraian tokoh terkemuka Yahudi Eropa tersebut.
118 WASPADAI TEVE ANDA!
Simak baik-baik syair ini:
Malam ini, ku sendiri / tak ada yang, meneman / seperti malam-malam / yang sudah, sudah...
Hati ini, selalu sepi / tak ada yang, menghias / seperti cinta ini / yang s’lalu, pupus...
Tuhan kirimkanlah aku / kekasih yang, baik hati / yang mencintai aku / apa adanya...
Mawar ini, semakin layu / tak ada yang, memiliki / seperti, aku ini / semakin, pupus...
122 PACARAN Versus PACARAN
Ada seorang kawan yang pernah kuliah mengambil program S3 di Perancis. Saat berkenalan dengan teman-teman sekampusnya ia dibuat tercengang. Bagamana tidak? Saat ia memperkenalkan diri ia berkata: ”Saya mahasiswa dari Indonesia. Datang ke Perancis bersama keluarga saya. Saya menikah lima tahun yang lalu anak saya satu orang.” Maka ketika giliran kawan Perancisnya memperkenalkan diri ia berkata: ”Saya asli orang Perancis. Saya tinggal bersama keluarga saya. Anak saya dua orang. Yang pertama berusia tujuh tahun dan yang kedua masih berusia dua tahun. Saya menikahi istri saya, yaitu ibu mereka, enam bulan yang lalu.” Astaghfirullahal-’adziem...

judul : NEW JERUSALEM, SISI AMERIKA YANG DISEMBUNYIKAN
tema utama : THE NEW JERUSALEM, A SECRET HISTORY OF AMERICA
daftar isi :
hal 22 - Misteri Templar
hal 26 - Colombus Mission
hal 30 - Membangun Peradaban dari Sampah
hal 34 - Benjamin Franklin Prophecies
hal 38 - Sisi Gelap Arsitektur Kota Washington D.C
hal 46 - Washington Time Line
hal 50 - Great Seal of USA
hal 54 - Kebiadaban Columbus
hal 55 - 13 Stars in Flag
hal 56 - USA 13…
hal 64 - Masonik Bible
hal 68 - Pembunuhan Lincoln dan JFKhal 72 - Inaugurasi Presiden AS
hal 78 - Texe Marrs: Dinasti Bush adalah Yahudi Tulen
hal 84 - Henry Ford & International Jews
hal 88 - Solomon Treasure di Washington DC
hal 93 - American Influence
hal 94 - Jews Richest People of America
hal 100 - 33 Degree Mystery
hal 104 - Lobi Yahudi di Amerika
hal 108 - A Mighty is The Right
112 DISTORSI SEJARAH ISLAM AMERIKA
Sejarah resmi selama ini mengatakan bahwa Christopher Columbus-lah yang menemukan daratan luas yang kemudian disebut Amerika. Hal ini ternyata tidak benar. Karena 70 tahun sebelum Columbus menjejakkan kaki di amerika, daratan yang disangkanya India, Laksamana Muslim dari China bernama Ceng Ho (Zheng He) telah mendarat di Amerika. Bahkan berabad sebelum Ceng Ho, pelaut-pelaut Muslim dari Spanyol dan Afrika Barat telah membuat kampung-kampung di Amerika dan berasimilasi secara damai dengan penduduk lokal di sana. Penemu Amerika bukanlah Columbus. Penemu Amerika adalah Umat Islam. Mereka menikah dengan penduduk lokal, orang-orang Indian, sehingga menjadi bagian dari local-genius Amerika.
120 KEKUATAN DOA
Pertengahan 2007, dalam suatu acara di Riau, saya bertemu seorang doktor ilmu politik lulusan Amerika. Dia bilang, jika seluruh negeri Islam bersatu memerangi Amerika Serikat, maka sudah pasti Amerika akan keluar sebagai pemenang. “Anda tahu, jika seluruh armada laut negara-negara Eropa saja disatukan, armada laut AS masih lebih besar dan kuat ketimbang mereka,” ujarnya. Dia yakin bahwa satu-satunya jalan agar dakwah Islam tetap eksis adalah dengan jalan damai, pun terhadap Zionis-Israel. Saya tentu saja tidak sependapat dengannya.
122 NOVUS ORDO SECLORUM
Dalam sebuah hadits Nabi Muhammad saw menyebutkan sekurangnya ada dua pra-kondisi yang mengindikasikan bakal munculnya Dajjal untuk menebar fitnah dan kekacauan di seantero dunia. “Dajjal tidak akan muncul sehingga manusia melupakannya dan para Imam meninggalkan untuk mengingatnya di atas mimbar-mimbar.”(HR Ahmad)
124 KARPET MERAH MENUJU THE GREAT ISRAEL
Tentu Anda pernah melihat peta The Great Israel (Negara Israel Raya) yang batas-batas geografisnya tidak hanya meliputi Tanah Palestina, tetapi jauh lebih besar dan mencaplok sejumlah negara Arab. Batas-batas “Negara Yahudi” tersebut—sesuatu yang berkali-kali ditekankan PM Ehud Olmert dalam Konferensi Annapolis di Maryland-AS 26-27 November 2007—adalah disimbolkan dengan seekor ular yang melingkari wilayah Israel Raya, di mana ujung ekornya bermula dari wilayah Ankara di Turki, lalu memanjang ke selatan melewati pesisir pantai barat Syiria, Lebanon, dan Palestina, terus menjulur ke utara Mesir hingga Alexandria, lalu ke selatan melewati Giza dan Luxor, ke arah timur menuju Saudi Arabia, melewati daerah antara Mekkah dan Madinah, mencaplok seluruh wilayah Kuwait, lalu dari kota kecil Abadan menyusuri perbatasan antara Irak dan Iran, terus hingga Syiria seluruhnya dicaplok dan barulah sampai pada kepala ular di mana lidahnya menjulur menuju Yerusalem. Ini berarti, kota-kota besar seperti Beirut, Yerusalem, Kairo, Madinah, Amman, Kuwait City, Bagdad, dan Damaskus, semuanya akan dicaplok oleh Israel. Sebagian besar wilayah Turki, Mesir, dan Saudi Arabia akan diduduki Israel. Dan negara-negara Syiria, Irak, Kuwait, dan Palestina akan dihapuskan.
eramuslim - John Mearsheimer, akademisi dari jurusan ilmu politik di Universitas Chicago dan Stephen M. Walt akademisi dari John F. Kennedy School of Government, Universitas Harvard, akhir Maret kemarin menerbitkan hasil studi yang mereka lakukan tentang peran lobi Israel dalam mempengaruhi kebijakan luar negeri pemerintah AS.Hasil studi sepanjang sepanjang 83 halaman yang diberi judul 'The Israel Lobby and US Foreign Policy' di antaranya menjawab pertanyaan mengapa selama ini AS mengenyampingkan keamanannya sendiri untuk lebih mengedepankan kepentingan pihak lain, dalam hal ini Israel. Apa saja hasil temuan kedua akademisi ini tentang pengaruh lobi Israel terhadap kebijakan luar negeri pemerintah AS?Israel Penerima Bantuan Terbesar dari ASDalam hasil studinya, Mearsheimer dan M. Walt menyatakan, "Kepentingan nasional AS seharusnya menjadi obyek utama kebijakan luar negeri AS. Dalam beberapa dekade belakangan ini, nyatanya dan pada khususnya sejak Perang 6 Hari pada 1967, yang menjadi pusat perhatian kebijakan AS di Timur Tengah adalah hubungannya dengan Israel."Hasil studi itu mengungkapkan peran para cendikiawan Israel, wartawan dan organisasi hak asasi internasional sebagai pelobi Israel di AS dalam mengarahkan kebijakan luar negeri pemerintah AS untuk memajukan kepentingan-kepentingan Israel, tanpa mempedulikan dampak negatifnya bagi kepentingan AS sendiri.Mengutip 'Greenbook' lembaga bantuan AS, USAID, hasil studi itu mencatat bahwa pemerintah Zionis Israel telah menerima bantuan dana dari AS sebesar 140 milyar dollar, dan merupakan dana bantuan terbesar yang diberikan secara langsung tiap tahunnya oleh AS untuk membantu perekonomian dan militer Israel."Lebih dari itu, AS juga menyediakan dana bagi Israel sebesar hampir 3 milyar dollar untuk membangun sistem persenjataannya, misalnya pembuatan pesawat Lavi yang sebenarnya tidak diinginkan atau dibutuhkan oleh Pentagon, dan memberikan akses pada Israel untuk membuat pesawat-pesawat tempur yang menjadi senjata andalan AS, seperti helikopter-helikopter Blackhawk dan pesawat jet F-16," tulis Mearsheimer dan M. Walt.Selain itu, AS juga selalu membantu Israel dalam peperangan dan selalu melindungi Israel di Dewan Keamanan PBB."Washington secara konsisten memberikan dukungan diplomatik pada Israel. Sejak 1982, AS memveto 32 resolusi Dewan Keamanan PBB menyangkut persoalan-persoalan kritis yang melibatkan Israel, jumlah veto itu lebih besar dari total veto yang pernah dilakukan oleh semua anggota Dewan Keamanan PBB."Hasil studi itu lebih jauh juga mengungkapkan bagaimana Washington terus menerus menghalang-halangi upaya negara-negara Arab yang ingin mengadukan program persenjataan nuklir Israel ke Badan Energi Atom Internasional.Dalam konteks tidak tergoyahkannya dukungan AS terhadap Israel dalam semua lini, hasil studi itu mengingatkan kembali ucapan seorang peserta dari AS dalam negosiasi antara Israel dan Palestina di Camp David pada tahun 2000. Peserta itu mengatakan, "Sudah terlalu sering, kami berfungsi.... sebagai pelindung hukum bagi Israel."Mearsheimer dan M Walt dalam studinya juga menyangkal pernyataan-pernyataan yang mengklaim bahwa Israel merupakan aset strategis, oleh sebab itu AS menjalankan 'strategi yang condong' pada upaya memberikan dukungan yang konsisten terhadap Israel dalam semua sektor..".Mengatakan bahwa Israel dan AS disatukan oleh sebuah ancaman yang sama yaitu teroris merupakan sebuah kemunduran, dibandingkan dengan bahwa AS sendirilah yang sebenarnya menghadapi persoalan terorisme karena kedekatannya dengan Israel, bukan sebaliknya."Karena pandangan-pandangan yang salah itu, hasil studi juga mengungkapkan bagaimana dukungan AS pada Israel pada akhirnya membuat orang yang mereka sebut teroris seperti Usamah bin Ladin, pimpinan Al-Qaidah, 'mendapatkan dukungan dan berhasil melakukan rekrutmen.'Masalah Suriah dan IranStudi yang dilakukan oleh Mearsheimer dan M. Walt (Walt dan Mearheimer belakangan menyatakan mengundurkan diri dari dua universitas itu) juga menyoroti kebijakan AS terhadap Suriah dan Iran, tentu saja dalam kerangka campur tangan lobi Israel.Menurut hasil studi itu, Israel terus menerus berupaya mempengaruhi AS agar senantiasa melakukan tekanan dan serangan terhadap Suriah dan Iran, musuh besar Israel di kawasan Timur Tengah."Para pemimpin Israel tidak memaksa pemerintahan Bush untuk berkonsentrasi pada masalah Suriah sebelum bulan Maret 2003 lalu, karena pada saat itu Bush dan para pemimpin Israel sibuk untuk menggolkan perang mereka terhadap Irak."Hasil studi itu mencantumkan sejumlah kutipan pernyataan para pemimpin di Israel dalam kurun waktu tersebut, yang memperjelas bahwa negara Yahudi itu menginginkan tekanan terhadap semua hal, bahkan kemungkinan serangan militer yang harus dilakukan Washington terhadap rejim di Suriah."Para pemimpin Israel cenderung menjelaskan setiap ancaman dengan menggunakan istilah yang kejam, namun Iran dipandang sebagai musuh mereka yang paling berbahaya karena Iran merupakan negara yang dianggap kemungkinan besar menghasilkan senjata-senjata nuklir."Menurut hasil studi itu, mantan Perdana Menteri Ariel Sharon untuk pertama kalinya mulai terang-terangan menekan Washington agar melakukan serangan militer ke Iran, pada tahun 2002 ketika Sharon menyebut Iran sebagai 'pusat teroris di dunia' dalam sebuah wawancara dengan The Times. Tidak heran jika dalam konferensi terakhir America-Israel Public Affairs Committee (AIPAC), Iran dan segala tudingan tentang program nuklir negara itu menjadi tema sentral.Selama bulan Desember 2005, AIPAC dan para pemain yang pro Israel secara terkordinasai melancarkan serangan terhadap pemerintahan Bush, dengan menyebut posisi Bush terhadap Iran sangat 'menggelisahkan' dan 'berbahaya'. Serangan itu dilontarkan, karena pemerintah Bush menerima usulan Rusia agar memberi peluang bagi Iran untuk melanjutkan program energi nuklirnya di bawah pengawasan Rusia.Sejak saat itu, pertikaian soal nuklir Iran diajukan ke Dewan Keamanan PBB, dan awal April ini laporan media massa mulai mengangkat pembicaraan seputar rencana serangan terbatas AS ke instalasi-instalasi nuklir Iran.Studi yang dilakukan Mearsheimer dan M. Walt menegaskan, penjelasan di balik segala bentuk dukungan terhadap Israel merupakan hasil kekuatan lobi Israel yang dilakukan secara masif. Lobi-lobi itu dilakukan baik oleh individu-individu maupun organisasi-organisasi yang secara aktif bekerja untuk membentuk kebijakan luar negeri AS yang pro Israel.Organisasi-organisasi Israel yang menjadi pelobi itu antara lain AIPAC, Konferensi Persatuan Presiden Organisasi-Organisasi besar Yahudi, Jewish Institute for National Security Affairs, Washington Institute for Near Eastern Policy dan organisasi-organisasi Kristen Zionis.Pada minggu pertama bulan Maret 2006, AIPAC menggelar konferensi tahunannya di Washington DC yang merupakan konferensi terbesar dalam sejarah AIPAC, karena melibatkan lebih dari 5.000 aktivis pro Israel dari AS dan beberapa negara lainnya. Hampir dua per tiga anggota kongres AS, ditambah para pejabat tinggi pemerintahan AS dan para pengambil kebijakan hadir dalam konferensi itu dan memberikan pidatonya yang berisi dukungan dan upaya kesejahteraan bagi Israel.Dalam pidatonya di konferensi tersebut, pemimpin partai Republik yang menjadi mayoritas di Dewan Perwakilan AS, John Boehner menegaskan, dirinya tidak akan membiarkan aturan-aturan yang anti Israel didiskusikan di dewan legislatif.Hasil studi Measheimer dan M. Walt mengungkapkan dua strategi besar yang dilakukan para pelobi Israel untuk menjamin kelangsungan dukungan AS terhadap Israel. Strategi pertama, menggunakan pengaruh yang besar di Washington, menekan Kongres dan lembaga-lembaga eksekutif untuk memberikan dukungan Israel sampai hal yang sekecil-kecilnya. Strategi kedua, perjuangan para pelobi untuk memastikan bahwa wacana publik tentang Israel harus diarahkan ke arah yang positif, dengan mengedepankan mitos tentang Israel dan pendirian negara Israel serta publikasi opini-opini dari sisi Israel dalam kebijakan yang menjadi perdebatan.Dari Sisi Media MassaHasil studi Mearsheimer dan M Walt ini pertama kali dipublikasikan pada 10 Maret oleh London Review of Books. Seperti layaknya hasil studi-studi sejenis yang isinya memojokkan AS, hasil studi berjudul The Israel Lobby and US Foreign Policy ini, juga tidak terlalu diminati oleh media-media massa yang kerap menyuarakan suara pemerintah AS."Perspektif hasil studi terhadap Israel ini secara luas terlihat di media-media mainstream AS, karena kebanyakan komentator di AS adalah orang-orang yang pro Israel.bias terhadap persoalan-persoalan Israel terlihat di editorial sebagai besar surat-surat kabar AS," tulis Mearsheimer dan M. Walt.Keduanya menyebut surat kabar New York Times, Wall Street Journal, Chicago Sun-Times, Washington Times dan majalah seperti Commentary, New Republic dan Weekly Standard sebagai media yang bias dan selalu membela kepentingan Israel.Terhadap media-media semacam itu, George S. Hishmeh dalam tulisannya di Jordan Times edisi 1 April menyatakan, "Sebelumnya tidak pernah media mainstream di AS tampil begitu tidak sopan dan kehilangan semangat, seperti yang mereka lakukan pada bulan ini, ketika para editor mengabaikan laporan yang begitu mencengangkan dari dua profesor universitas paling terkemuka di negeri itu, Harvard University dan Chicago University."Hanya sedikit surat kabar yang memuat hasil studi tersebut. Salah satu harian menulis, "Selama lebih dari 25 tahun, kekuatan pro Israel telah membangun pengaruhnya di American Enterprise Institute, Brookings Institution, Center for Study Policy, Foreign Policy Research Institute, Heritage Foundation, Hudson Institute, Institute for Foreign Policy Analysis dan Jewish Institute for National Security Affairs (JINSA).Mengalahkan Lobi IsraelDi bagian akhir, hasil studi Mearsheimer dan M. Walt mencoba menjawab pertanyaan, "Bisakah kekuatan lobi Israel dibatasi?Dengan mempertimbangkan sejumlah faktor seperti kegagalan di Irak, kebutuhan yang mendesak untuk memperbaiki citra AS di dunia Islam dan Arab serta terungkapnya skandal pejabat AIPAC yang membocorkan rahasia pemerintah AS pada Israel, Mearsheimer dan M. Walt meyakini 'ada dasar yang cukup bagi para pemimpin AS untuk menjaga jarak dengan lobi-lobi itu.'Meski tidak akan terjadi dalam waktu dekat, Mearsheimer dan M. Walt menegaskan keyakinannya bahwa masih ada harapan untuk mengurangi kekuatan lobi Israel. "Meskipun lobi itu masih kuat, dampak dari pengaruh lobi itu terbukti makin sulit disembunyikan," kata mereka.Menurut keduanya, yang sangat dibutuhkan saat ini adalah diskusi yang jujur atas pengaruh lobi Israel dan perdebatan yang lebih terbuka tentang kepentingan AS di wilayah vital, Timur Tengah."Perdebatan terbuka akan mengekspos batas-batas persoalan strategis dan moral AS yang memberikan dukungan sepihak serta dapat menggerakkan posisi AS agar lebih konsisten dengan kepentingan nasionalnya sendiri." (ln/iol)
Eramuslim - Salah satu faktor kekuatan adalah pers. Bila sebuah ideologi mengalami kelemahan di bidang pers, maka ideologi itu akan ikut lemah. Karena itu masalah Al-Quds harus diimbangi dengan kekuatan pers.Salah satu workshop yang diselenggarakan dalam acara Al-Quds International Forum adalah tentang membangun kekuasan pers, buat umat Islam dan juga buat membela kepentingan Al-Quds.Dari sisi implementasi, sebenarnya umat Islam sedikit banyak sudah mulai memiliki kekuatan pers tersendiri. Buktinya, acara di Istanbul ini juga dihadiri oleh insan pers yang secara idealisme boleh dibilang satu fikrah dan satu tujuan:Pers Islam.Ikutnya para insan pers dari berbagai media yang selama ini menyuarakan kepetingan umat Islam cukup memberikan semangat baru. Nampak hadir dalam acara ini dari Aljazeera, Islamonline, dan lainnya.Respon Baik Panitia Kepada PersKeberhasilan sebuah perhelatan seperti ini adalah pemberitaan media. Karena itu panita telah mempersiapkan segala fasilitas yang terkait dengan kebutuhan pemberitaan. Dan para wartawan sangat berbahagia meliput kegiatan ini, karena nyaris hampir semua tokoh pergeraka dunia hadir di sini. Maka berbagai interview mereka lakukan.Ruangan untuk wartawan telah dipersiapkan oleh panita secara baik dan profesional. Sehingga memudahkan mereka untuk langsung menuliskan berita dalam waktu singkat. Selain wartawan televisi, kebanyakan mereka menggunakan akses internet untuk mengirimkan laporan jalaannya forum ke kantor mereka masing-masing.Penulis sempat berkenalan dengan beberapa wartawan dari media negeri lain seperti Aljazeera.net, Islamonline.net, TV Al-Quds dari Hamas Libanon, dan puluhan lainnya. Mereka umumnya bekerja profesional dan punya semangat keIslaman yang tinggi.Beruntung penulis pernah mengenyam pendidikan di LIPIA yang menggunakan bahasa arab sebagai pengantar, sehingga tidak ada kendala sedikit pun dalam masalah bahasa. Nyaris semua delegasi dan pembicara berbicara dalam bahasa arab. Demikia juga dengan rekan-rekan wartawan.Dari bincang-bincang dengan sesama rekan wartawan, kami menangkap kesan bahwa mereka boleh dibilang mereka termasuk kalangan yang punya idealisme tentang Islam yang baik.Bahkan kami menyimpulkan bahwa para wartawan itu secara pribadi sepakat menyuarakan masalah Al-Quds agar Israel keluar dari Palestina. Karena itu mereka bekerja dengan giat dan tanpa mengenal lelah. Sebab peranan media dalam masalah Palestina sedemikian penting.Bahkan panitia memberikan kesempatan khusus kepada rekan-rekan media untuk melakukan workshop pada hari kedua. Mereka berkumpul terdiri dari puluhan wartawan dari berbagai media dan membicarakan kerja sama, tukar menukar informasi dan peningkatan mutu pemberitaan.Hotspot di Seluruh Area
Satu hal yang sangat membantu kerja para wartawan adalah panitia telah menyediakan koneksi internet hotspot kecepatan tinggi, sehingga bukan hanya mengirim berita berupa teks, bahkan berupa gambar dan file video pun masih mumpuni.Tersedia puluhan komputer desktop dengan layar LCD di ruang pers. Sepertinya monitor model tabung sudah menjadi sejarah masa lalu di negeri ini yang memang sudah sangat modern. Untuk urusan koneksi internet, wartawan sama sekali tidak mengalami masalah. (ust)

judul : HOLLYWOOD, UNDERCOVER
tema utama : HOLLYWOOD, UNDERCOVERdaftar isi :
hal 22 - Judenstrasse 1773
hal 26 - Protocol of Zions
hal 30 - From Ranchos To Studios
hal 32 - Kuasa Yahudi Atas Hollywood
hal 38 - Wes Penre: Eks Pemuja Setan Yang Bertobat
hal 42 - The Hollywood-Jews Stars
hal 49 - Anggota The Kabbalah Center of Los Angeles, CA
hal 50 - Walk of Fame
hal 52 - Jaringan Hollywood Dunia
hal 58 - Map of *ollywood
hal 60 - Citra Islam ala Hollywood
hal 111 - Resensi Film : Potret Pejuang Islam Sejati
hal 114 - Rubrik Zionologi : Yudaisme Haramkan Hollywood
hal 120 - Rubrik Muslim Awaken : Tawa Kita, Peluru Untuk Mereka
hal 122 - Rubrik Kalam Ihsan Tanjung : Sistem Dajjal
103 WALT DISNEY & ZIONISME
Rasanya tidak ada seorang pun yang tidak menyukai Donald Bebek di bumi ini. Demikian pula dengan Mickey Mouse dan anjingnya, Pluto, Goofy, Mini Mouse, dan sebagainya. Namun sayangnya, kejenakaan dan hiburan yang dikemas secara apik tersebut hanya sebatas di layar kaca. Di dunia nyata, perusahaan Walt Disney, tempat berbagai macam karakter kartun nan jenaka itu ternyata menjadi salah satu penyokong gerakan Zionisme Internasional.
111 RESENSI FILM: POTRET PEJUANG ISLAM SEJATI
• Sutradara : Moustapha Akkad • Produser : Moustapha Akkad • Naskah : H.A.L. Craig • Pemain : Anthony Quinn, Oliver Reed, Rod Steiger • Dirilis : 17 April 1981 (AS) • Biaya Produksi: US$ 35 juta.
114 YUDAISME HARAMKAN HOLLYWOOD
Kaum Yahudi mengkampanyekan permisifme, liberalisme, sekularisme, dan segala hal yang berlawaan dengan nilai-nilai yang terdapat dalam agama langit mana pun kepada seluruh manusia. Namun ke dalam kaum Yahudi sendiri, mereka senantiasa keras dan taklid dalam memegang ajaran nenek moyangnya: Talmud. Mereka sesungguhnya fundamentalis, tetapi meracuni fundamentalisme di luar kepercayaan mereka.
120 TAWA KITA, PELURU UNTUK MEREKA
Ponsel putih Mia berdering lagi. “Ya, ya, di Artha Gading 21 jam 3 sore. Jangan telat yah...” Pelajar sebuah SMU swasta Islam ternama di Jakarta Timur ini ingin menonton ‘Weeding Daze’, film terbaru Hollywood yang berkisah tentang percintaan remaja. Jauh hari Mia sudah mencatat hari H di agendanya: Sabtu, 6 Oktober 2007. Kebetulan, sudah libur sekolah.
122 Sistem Dajjal
Semenjak diutusnya Nabi Muhammad saw, dunia memasuki era Akhir Zaman, karenanya beliau dijuluki Nabi Akhir Zaman. Perjalanan Ummat Islam sudah memasuki babak keempat era Akhir Zaman, dari lima babak yang di-nubuwwah-kan Rasulullah saw. Babak ini ditandai dengan munculnya para Mulkan Jabriyyan (raja-raja yang memaksakan kehendak) di panggung kekuasaan berbagai negeri. Itulah sebabnya berbagai kehidupan ummat manusia pada umumnya, ummat Islam khususnya, begitu jauh dari nilai-nilai Kenabian. Para penguasa dunia malah mengokohkan berdirinya sistem sarat nilai-nilai Dajjal yang meliputi segenap dimensi kehidupan. Inilah babak dimana ummat Islam babak belur.

judul : THE DARK SIDE 911, SISI GELAP PERISTIWA WTC
tema utama : THE DARK SIDE 911
daftar isi :
hal 17 - The Dark Side 911
hal 24 - Pentagon Telah Bersiap
hal 28 - Red Carpet Third Millenium
hal 33 - Bom Penyebab Ambruknya WTC
hal 36 - Where Are They?
hal 42 - William Rodriguez
hal 46 - Fakta-Fakta Yang Digelapkan
hal 50 - Sains Bantah Bush
hal 59 - Andai Minoru Yamasaki Masih Hidup
hal 62 - Misteri WTC-7
hal 76 - Tradisi Presiden AS
hal 80 - Pentagon Dijebol Rudal
hal 84 - Zionis-Israel & 911
hal 88 - Saksi Mata Itu Orang Indonesia
hal 94 - Voice Of American
hal 99 - Angka Di Seputar 911
hal 100 - Fahrenheit 9/11
hal 102 - Did You Know
hal 104 - Nostradamus Propechy & Kabbalah
hal 108 - Dampak 911 Bagi Indonesia
hal 110 - Paradigma Barat Tentang Palestina
hal 112 - Rubrik Zionologi : Twin Pillar Code
hal 116 - Rubrik Tahukah Anda : Ghorqod Project Zionis-Israel
hal 120 - Rubrik Kalam Ihsan Tanjung : Babak Paling Kelam
hal 122 - Rubrik Muslim Awaken : Ketika Yahudi Menunggu Subuh Kita
hal 124 - Rubrik Lepas : 911 On Scene
112 TWIN PILLAR CODE
Selasa pagi, 11 September 2001, dua menara kembar World Trade Center ditabrak dua pesawat jet komersial dan secara ajaib runtuh secara simetris ke bawah. Pemerintahan Bush menjadikan peristiwa ini sebagai "gong" untuk memulai perang melawan semua musuh-musuh AS yang disebutnya teroris.
116 GHORQOD PROJECT ZIONIS-ISRAEL
Harian Washington Post edisi April 1984 memuat satu artikel tentang pertemuan Presiden AS Ronald Reagan dengan seorang pelobi senior Yahudi dari American Israel Public Affairs Committee (AIPAC) bernama Tom Dine. Pertemuan itu berlangsung secara pribadi.
120 BABAK PALING KELAM
Imam Ahmad meriwayatkan sebuah hadits Rasulullah saw yang memuat ringkasan sejarah Ummat Islam sejak awal hingga mendekati yaumul-Qiyamah.
تكون النبوة فيكم ما شاء الله أن تكون ثم يرفعها الله إذا شاء أن يرفعها ثم تكون خلافة على منهاج النبوة فتكون ما شاء الله أن تكون ثم يرفعها الله إذا شاء أن يرفعها ثم تكون ملكا عاضا فيكون ما شاء الله أن تكون ثم يرفعها الله إذا شاء أن يرفعها ثم يكون ملكا جبريا فتكون ما شاء الله أن تكون ثم يرفعها إذا شاء أن يرفعها ثم تكون خلافة على منهاج النبوة ثم سكت (أحمد)
“Masa kenabian akan berlangsung pada kalian dalam beberapa masa hingga waktu yang ditentukan Allah, lalu Allah mengangkatnya, setelah itu datang masa kekhalifahan mengikuti manhaj kenabian, selama beberapa masa hingga waktu yang ditentukan Allah, lalu Allah mengangkatnya, setelah itu datang masa raja-raja yang menggigit selama beberapa masa hingga waktu yang ditentukan Allah, lalu Allah mengangkatnya, setelah itu datang masa raja-raja yang memaksakan kehendak dalam beberapa masa hingga waktu yang ditentukan Allah, setelah itu akan terulang kembali kekhalifahan mengikuti manhaj kenabian. Kemudian beliau terdiam.” (Hadits hasan riwayat Imam Ahmad)
122 KETIKA YAHUDI MENUNGGU SUBUH KITA
Apa yang Anda kerjakan di waktu Subuh? Keluar rumah dengan pakaian olahraga dan memulai jogging? Mengajak si bleki jalan-jalan? Mengeluarkan mobil dari garasi dan memanaskannya? Sudah terjebak di jalan tol seperti pemandangan di pagi hari di kota-kota besar dunia? Sudahkah Anda sholat subuh berjamaah di masjid?
124 911 ON SCENE
Tragedi 11 September 2001 yang menyisakan banyak sekali pertanyaan, misteri, dan kegelapan, mengilhami banyak sineas untuk menghadirkan peristiwa ini--dengan segala sudut pandangnya--ke layar perak. Banyak film dibuat terinspirasi peristiwa ini. Beberapa di antaranya yang mendunia adalah "Fahrenheit 911" besutan Michael Moore, "World Trade Center" garapan sutradara Oliver Stone, dan Flight 93 karya Paul Grengrass. Selain itu, sejumlah film bertema sama dibuat dan diedarkan secara underground, lewat bursa online, karena untuk dipirsa secara luas di jaringan bioskop dunia sepertinya mustahil, karena lobi Yahudi Internasional telah mencengkeram kuat-kuat seluruh jalur distribusi perfilman dunia yang ada, termasuk Indonesia.

judul : ISRAELI NUKE, KEKUATAN GELAP NUKLIR DUNIAtema utama : ISRAELI NUKEdaftar isi :hal 18 - Israeli Nukehal 26 - David vs Goliathhal 30 - Singapura, Israel Asia Tenggarahal 34 - Negara Pemilik Senjata Nuklirhal 46 - Mordecai Vanunu (Si Penyingkap Nuklir Israel)hal 52 - Karl Ernst Houshofer, The Heartland Theoryhal 56 - Andai Musa Membawa Kita Ke Kananhal 58 - Sejak Kapan Israel Punya Nuklirhal 64 - Mewaspadai Tragedi Chernobylhal 68 - Simon Perez Perintis Nuklir Israelhal 70 - Pengakuan Ituhal 72 - Perkiraan Jumlah Arsenal Nuklir Israelhal 74 - Goliath Di Tanah Arabhal 80 - Resensi Film "300"hal 82 - Ahmadinejad Kekuatan Sebuah Kesederhanaanhal 86 - PLTN Di Indonesiahal 92 - Nuklir Damai, Nuklir Peranghal 98 - Pasca Kekalahan Melawan Hisbullahhal 101 - Dunia Islam, Iran dan Nuklirhal 104 - Rubrik Zionologi : Doktrin Perang Israel Dalam Talmudhal 110 - Rubrik Tahukah Anda : Mitos Kehebatan Tentara Israelhal 118 - Rubrik Muhibah : Potret Islam Di Museum Kitahal 126 - Rubrik Kalam Ihsan Tanjung : Yahudi dan Kerusakan
104 Doktrin Perang Israel Dalam Talmud
"Wahai anakku, hendaklah engkau lebih mengutamakan fatwa dari Talmud daripada ayat-ayat Taurat." (Talmud, Erubin 2b). "Seluruh anak keturunan orang kafir (non-Yahudi) tergolong sama dengan hewan." (Talmud, Yebamoth 98a)110 Mitos Kehebatan Tentara IsraelZionis-Yahudi merupakan kaum yang banyak diselubungi mitos dan kedustaan. Beberapa mitos yang terus dipelihara hingga kini dan terus disebar-luaskan lewat corong-corong media massa yang dikuasainya, antara lain: Kaum Yahudi adalah bangsa pilihan Tuhan, kaum Yahudi adalah korban terbesar dalam Perang Dunia II lewat peristiwa pembantaian massa yang dilakukan Nazi-Jerman lewat apa yang dinamakan Holocoust (The Final Solution), lalu mitos lainnya adalah bahwa MOSSAD dan Israeli Defense Force (IDF) merupakan dinas rahasia dan tentara terhebat di dunia, dan sebagainya, dan sebagainya.
118 Potret Islam Di Museum Kita
Wajah orangtua itu bersungguh-sungguh. Mimik mukanya sangat serius. Ada sedikit kesedihan terpancar di kedua matanya. Bibirnya bergetar. "Negara ini sangat zalim dalam merekam perjalanan sejarah bangsanya sendiri," ujarnya.
126 Yahudi dan Kerusakan
Allah memuliakan bangsa Yahudi. Kepada mereka diutus jumlah Nabi terbanyak. Allah yang menetapkan duabelas pemimpin suku mereka. Allah berjanji selalu bersama mereka bila mereka taat dan komit terhadap perintahNya. Kebaikan Allah dibalas dengan pengkhianatan. Bani Israil berlaku zalim dan melampaui batas.